::   62 1010 XXXX   man1halteng@gmail.com
Info Madrasah
Senin, 27 Jul 2026
  • Selamat Datang di Portal Berita MAN 1 Halmahera Tengah | Madrasah Maju Bermutu Mendunia
26 Juli 2026

Dari Lapangan Berlumpur Menuju Lapangan Harapan: Upacara Bendera Kembali Digelar

Minggu, 26 Juli 2026 Kategori : Kesiswaan / Pendidikan

Weda – Suasana penuh semangat dan khidmat mewarnai pelaksanaan Upacara Bendera Hari Senin di MAN 1 Halmahera Tengah pada Senin, 27 Juli 2026. Setelah sekian lama kegiatan upacara tidak dapat dilaksanakan karena kondisi lapangan yang selalu berlumpur, kini seluruh warga madrasah kembali dapat mengikuti upacara di lapangan yang telah selesai dibangun dan siap digunakan.

Kembalinya pelaksanaan upacara ini menjadi salah satu bukti nyata perubahan yang terus dilakukan di bawah kepemimpinan Kepala MAN 1 Halmahera Tengah, Nuryanti Ismail, S.Pd., M.Pd. Berbagai pembenahan sarana dan prasarana terus dilakukan demi menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan mendukung pembentukan karakter peserta didik. Kehadiran lapangan upacara yang representatif menjadi salah satu wujud nyata komitmen tersebut.

Pada pelaksanaan upacara kali ini, petugas upacara dipercayakan kepada siswa-siswi Kelas XII (F1) yang telah dipersiapkan dengan baik di bawah bimbingan Ona Armiyanti. Seluruh rangkaian upacara berlangsung tertib, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Para petugas menampilkan performa yang baik sehingga jalannya upacara berlangsung dengan lancar dan khidmat.

Dalam amanat pembina upacara disampaikan bahwa upacara bendera bukan sekadar kegiatan rutin setiap hari Senin, tetapi merupakan sarana untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada seluruh peserta didik. Melalui upacara, siswa diajak untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, membiasakan hidup disiplin dan tepat waktu, meningkatkan rasa tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa, serta menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Pembina upacara juga mengingatkan bahwa generasi saat ini merupakan generasi yang tidak pernah merasakan pahitnya masa penjajahan.

“Bangsa Indonesia pernah dijajah oleh berbagai bangsa asing, namun para pahlawan mampu bersatu meskipun berasal dari suku, bahasa, adat, dan daerah yang berbeda. Semangat persatuan itulah yang melahirkan Indonesia yang merdeka dengan satu bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, satu bendera, yaitu Sang Merah Putih, serta satu tujuan, yakni menjaga kemerdekaan dan persatuan bangsa,” jelasnya.

Lebih lanjut, dirinya juga menyampaikan bahwa mencintai tanah air tidak diwujudkan dengan saling membenci, mengucilkan, ataupun menyakiti sesama. Sebaliknya, cinta tanah air diwujudkan melalui sikap saling menghormati, saling mengasihi, menjaga persatuan dalam keberagaman, serta mensyukuri kemerdekaan yang diraih melalui pengorbanan luar biasa para pahlawan. Seluruh peserta upacara diingatkan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati yang harus terus dijaga bersama.

Tak lupa diingatkan juga terkait etika dalam menghormati guru, orang tua maupun teman sebaya.

Di akhir amanat, seluruh siswa diajak untuk mengikuti upacara dengan penuh kesadaran, bukan karena keterpaksaan, melainkan sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan. Generasi masa kini tidak lagi dituntut mengangkat bambu runcing ke medan perang, tetapi cukup melanjutkan perjuangan dengan menjaga kedisiplinan, persatuan, tanggung jawab, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan upacara perdana di lapangan baru ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam membangun budaya disiplin, nasionalisme, dan karakter peserta didik di MAN 1 Halmahera Tengah, sekaligus menjadi simbol kemajuan madrasah yang terus berbenah menuju lembaga pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berprestasi.

Laporan: Diman
Editor: Diman

Tidak ada komentar

Tinggalkan Komentar